Tentang

Rektorat

Widya Priyahita Pudjibudojo, M.Pol.Sc.
Rektor
Dr. Abdul Ghoffar, M.B.A.
Wakil Rektor Senior (Pengembangan Aset dan Infrastruktur)
Brian Kustantoro Edityanto, M.B.A., M.Sc.
Wakil Rektor Transformasi Kelembagaan
Achmad Adhitya, M.Sc., Ph.D.
Wakil Rektor Kerja Sama dan Bisnis
K.H. Dr. Irwan Masduqi, Lc., M.Hum.
Wakil Rektor Kepesantrenan

Dekanat

Fahrizal Yusuf Affandi, M.Sc., Ph.D.
Dekan Fakultas Industri Halal
Dr. Eng. Mochamad Syamsiro
Dekan Fakultas Teknologi Informasi
H. Jazilus Sakhok, Ph.D.
Dekan Fakultas Dirasah Islamiah
Dr. Diah Retno Wulandaru, M.B.A.
Dekan Fakultas Ekonomi
Dr. Suhadi
Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan

Arah Pengembangan

Rencana Strategis

Tiga Mandat
  1. Mandat Professional
  2. Mandat Sosial
  3. Mandat Keilmuan
Konteks & Peluang
  1. Konteks pembangunan gedung kampus terpadu = peluang bagi UNU sebagai penanda era baru yang maju dan terdepan (momentum for change).
  2. Konteks minimnya peran dan kader profesional unggul NU di berbagai bidang strategis di tingkat nasional dan global = peluang bagi UNU untuk mengisi ruang kosong sebagai pusat pencetak professional unggul.
  3. Konteks disrupsi dan hiperkompetisi = peluang bagi UNU untuk menjadi latecomer, yaitu universitas pendatang baru yang dengan strategi khusus mampu menjadi salah satu yang terdepan dan memimpin.
  4. Konteks pesatnya pertumbuhan industri halal dan digital = peluang bagi UNU menjadi dua biang tersebut sebagai garapannnya dalam bentuk program unggulan.

 

Visi UNU Yogyakarta

“UNU Yogyakarta menjadi Perguruan Tinggi yang mandiri, inovatif dan berdaya saing dalam mewujudkan Indonesia yang berkeadilan dan demokratis melalui pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat atas dasar Islam ahlus sunnah wal jama’ah an-nahdliyah pada tahun 2050.”

adapun penjabaran dari visi UNU Yogyakarta yang ada adalah sebagai berikut:

Latecomer

Yakni universitas pendatang baru namun dengan strategi khusus berhasil menjadi salah satu yang terdepan dan memimpin. Pertama, UNU berupaya menjadi rujukan utama (role model). Kedua, UNU berupaya menjadi pilihan utama bagi orang-orang bertalenta tinggi (talented people) baik NU maupun non NU untuk berkuliah, bekerja, maupun berkolaborasi.

Profesional Unggul

Yakni lulusan UNU memiliki posisi dan peran strategis, misalnya sebagai konglomerat, pendiri (founder), pemilik (owner), komisaris, kepala (chief), direksi (director), senior manager, dll.

Dunia Profesional

Yakni berbagai bidang dan entitas kerja berbasis sistem merit, misalnya rintisan bisnis (startup), perusahaan swasta, dan industri barang dan jasa di tingkat nasional maupun global, perusahaan pemerintah, lembaga pemerintahan, dan lembaga internasional.

Berbagai Bidang

Adapun yang dimaksud dengan “berbagai bidang” secara khusus yakni, bidang-bidang dimana posisi dan peran strategis NU masih minimal, misalnya: bidang kreatif, bidang sains dan teknologi, bidang manufaktur, bidang kesehatan, bidang ekonomi bisnis, dll

 

Misi UNU Yogyakarta

1. Menyelenggarakan pendidikan tinggi berdasarkan ke-NU-an sebagai sistem nilai dan kepesantrenan sebagai model dalam konsepsi high-end-campus.
2. Menyelenggarakan pendidikan tinggi berdasarkan pemerataan akses publik yang menghasilkan kader enterprenuer.
3. Melaksanakan penelitian dalam kerangka innovative learning hub yang menghasilkan ilmu pengetahuan dan teknologi.
4. Menyelenggarakan pengabdian partisipatif pada masyarakat dalam rangka penguatan organisasi kemasyarakatan dan pengembangan kesetaraan partnership.

 

Tujuan UNU Yogyakarta

Visi dan misi akan diwujudkan dalam capaian Tri Dharma Perguruan Tinggi yang meliputi:

1. Terwujudnya pendidikan tinggi berdasar nilai Islam Ahlussunnah WalJamaah alNahdliyah dan kepesantrenan sebagai model dalam konsepsi high-end campus.
2. Terwujudnya pendidikan tinggi yang berkeadilan dalam menghasilkan sarjana berjiwa entrepreneur.
3. Terwujudnya pendidikan tinggi sebagai innovative learning hub dalam penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
4. Terlaksananya pengabdian yang partisipatif untuk penguatan organisasi kemasyarakatan.