UNU Jogja Semarakkan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama, Sumbang Gagasan Pengembangan PTNU dan Tebar Beasiswa Program PMB
Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 28 Aug, 2026
Est. 5 Menit

Jombang, Indonesia - Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama digelar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, 27-31 Agustus 2026. UNU Jogja turut menyemarakkan agenda muktamar melalui sumbangsih pemikiran untuk pengembangan pendidikan tinggi NU, kehadiran khusus stand informasi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB), hingga tawaran spesial sejumlah program beasiswa.
Agenda Muktamar dibuka oleh Presiden RI Prabowo Subianto, didampingi Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka beserta jajaran menteri dan pejabat. Hadir pula para tokoh nasional, pimpinan PBNU, ulama, kiai dan nyai, pengasuh pondok pesantren, pengurus wilayah dan cabang NU, serta ribuan warga Nahdliyin dari berbagai penjuru daerah, termasuk sejumlah sivitas UNU Jogja.
Dalam pembukaan muktamar, Presiden Prabowo mengucapkan selamat menjalankan muktamar bagi para muktamirin. Menurutnya, NU adalah institusi bersejarah yang sangat besar jasanya bagi bangsa dan mencintai Tanah Air seperti ditunjukkan dalam lagu Yalal Wathon yang diciptakan KH Abdul Wahab Hasbullah belasan tahun sebelum Proklamasi Kemerdekaan.
“Kemerdekaan bangsa memang diproklamasikan di Jakarta, tapi kemerdekaan diuji di Surabaya dalam pertempuran Oktober-November 1945. Peran ulama, kiai, pesantren sangat besar. Kalau Bung Karno mengatakan jas merah—jangan sekali-kali melupakan sejarah, saya ingin menyampaikan jas hijau, jangan sekali-sekali melupakan jasa ulama,” ucapnya.
Baca juga : NU dan Pendidikan
“NU adalah aset bangsa yang sangat besar. NU kuat, Indonesia kuat. NU rukun, Indonesia rukun. NU berkhidmat, Indonesia bermartabat,” tandas Prabowo yang kemudian memukul bedug untuk menandai pembukaan Muktamar ke-35 NU.

Sebelumnya, Ketua Umum PBNU KH. Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya menyatakan NU dihadirkan oleh para pendirinya sebagai ikhtiar untuk mengukuhkan negara bangsa Republik Indonesia. Momen Muktamar ini pun menjadi titik tolak untuk memperkuat bangsa yang kita cintai ini untuk tolong menolong. Bukan hanya antara warga NU, tapi juga dengan segenap warga bangsa.
“Dalam muktamar ini kita melihat para perwakilan dari berbagai PWNU dan PCNU yang berjumlah kira-kira 2.232 orang. Di luar sana, ada kumpulan pecinta NU 50 ribu orang hadir untuk memeriahkan muktamar ini. Ini petikan kecil saja dari keseluruhan lanskap NU yang begitu luas dan menyebar di seluruh Indonesia,” kata Gus Yahya.
Adapun Ketua Panitia Muktamar ke-35 NU Syaifullah Yusuf menuturkan bahwa muktamar ini muktamar NU pertama yang digelar di abad kedua NU. Kendati diputuskan dalam waktu singkat, muktamar dapat dipersiapkan dengan baik oleh para santri.
“Rasanya ada yang menuntun kita untuk kembali ke basis kita. Tidak ada yang menyangka muktamar ini diselenggarakan di PP Bahrul Ulum yang didirikan oleh salah satu muasis atau penggerak utama NU, yaitu KH Abdul Wahab Hasbullah,” ujarnya.
Mengembangkan PTNU
Secara khusus, Plt. Rektor UNU Jogja Fahmy Akbar Idries menyebut Muktamar ke-35 NU menjadi momen penting untuk mengelaborasi dan menjawab berbagai tantangan yang dihadapi pendidikan tinggi NU (PTNU). Tantangan tersebut membentang dari persoalan disrupsi teknologi dan pasar kerja, tantangan ideologi, krisis ekologi, hingga kesenjangan mutu lulusan.
Baca juga : Mahasiswa PGSD UNU Jogja Raih Juara II Lomba Cipta Lagu Anak Tingkat Nasional
“PTNU tidak boleh hanya menjadi pabrik ijazah, tetapi harus menjadi pusat peradaban berbasis tradisi keilmuan Islam. Pendidikan Tinggi NU wajib bertransformasi dari penyelenggara perkuliahan menjadi pusat peradaban yang memadukan sains teknologi modern dengan benteng moral Aswaja Annahdliyah,” ujarnya.
Gagasan pemikiran tersebut akan dielaborasi lebih mendalam di Forum Halaqah PTNU, pada Sabtu (29/8/2026). Di agenda Forum Rektor PTNU sebagai bagian rangkaian Muktamar ke-35 NU ini, Plt. Rektor UNU Jogja akan menyampaikan paparan bertema “Integrasi Pesantren, Aswaja, dan Pendidikan Tinggi.”

Tebar Beasiswa di Agenda Muktamar
Bukan hanya kontribusi pemikiran, UNU Jogja juga memberikan dukungan nyata bagi semua pihak untuk menjangkau pendidikan tinggi melalui pemberian beasiswa.
Peserta Muktamar ke-35 NU dapat memperoleh informasi tentang UNU Jogja, Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB), dan program beasiswa yang diberikan tersebut di stand PMB Corner UNU Jogja di area muktamar, tepatnya di SMK Kreatif Hasbullah.
Baca juga : Meneladani Rasulullah SAW, UNU Jogja Ajak Civitas Perkuat Kecintaan dan Keteladanan
Melalui PMB Corner, peserta muktamar dan pengunjung dapat mengetahui seluk beluk dan perkembangan kampus unggulan Nahdliyin di Yogyakarta ini, termasuk informasi PMB di 5 fakultas dan 10 prodi di Program Sarjana. Yang paling baru, UNU Jogja juga membuka Program Pascasarjana untuk Studi Islam yang dapat menjadi pilihan tepat dalam menempuh studi lanjut bagi muktamirin dan kalangan Nahdliyin.
Selain itu, masih dalam suasana Bulan Kemerdekaan, UNU Jogja juga menawarkan promo Merdeka untuk pendaftaran mahasiswa baru. Dalam promo ini, biaya pendaftaran mahasiswa hanya dikenai tarif sebesar Rp 81 ribu dan terdapat potongan UKT Rp1 juta untuk semester pertama. Promo ini diberikan hingga 31 Agustus 2026.
Baca juga : UNU Jogja Siapkan Asesor RPL, Buka Pengakuan Kompetensi bagi Mahasiswa Baru
Yang lebih menarik, UNU Jogja juga memberikan Beasiswa Talenta Lestari bagi 100 anak muda yang tertarik pada isu keberlanjutan, terutama dari kalangan pesantren dan keluarga tidak mampu, untuk berkuliah gratis selama 4 tahun. Penerima beasiswa juga akan dibekali berbagai keterampilan melalui serangkaian pelatihan, seperti bahasa Inggris, penguatan karakter kepemimpinan, hingga pengembangan program-program keberlanjutan.
Semua informasi tentang promo PMB dan beasiswa tersebut dapat diperoleh di PMB Corner UNU Jogja yang hadir selama penyelenggaraan Muktamar ke-35 NU. Sivitas dan mahasiswa UNU Jogja yang bertugas di PMB Corner akan senantiasa siap memberikan penjelasan selengkap-lengkapnya.
Selamat bermuktamar untuk para muktamirin! Silakan mampir di PMB Corner UNU Jogja.*
Reporter : Arif
Bagikan
Berita Terkait
Kecerdasan Buatan untuk Kemaslahatan Umat, Plt Rektor UNU Jogja Tekankan Pemanfaatan Teknologi AI sesuai Kaidah Keislaman
Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 24 Aug, 2026 | Durasi. 5 Menit

Dari Pesantren untuk Generasi Sehat: Kolaborasi Danone Indonesia, LPTNU, UNU Jogja, dan UNU NTB Hadirkan “Ngaji Gizi Bareng Santri”
Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 18 Aug, 2026 | Durasi. 4 Menit

UNU Jogja dan LazisNU DIY Bekali UMKM Pengetahuan Legalitas dan Pembiayaan Usaha
Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 13 Aug, 2026 | Durasi. 4 Menit
Berita Populer
Mahasiswa dan Alumni UNU Jogja Ikuti Coinfest Asia 2026, Bersama Techie 90 Negara Tentukan Arah Pengembangan Teknologi dan Industri Digital Dunia
Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 26 Aug, 2026 | Durasi. 4 Menit
Frequently Asked Questions (FAQ): BEASISWA TALENTA LESTARI 2026
Diterbitkan oleh Intan Agisti Nila Sari, 21 Jul, 2026 | Durasi. 9 Menit
Mutiara Azzahra Tzabitah Zain Ababil, Mahasiswi Tuli Prodi Teknologi Hasil Pertanian UNU Jogja Raih Juara Harapan I Turnamen Futsal Tuli Antar Klub 2026
Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 7 Aug, 2026 | Durasi. 3 Menit
Mahasiswa PGSD UNU Jogja Raih Juara II Lomba Cipta Lagu Anak Tingkat Nasional
Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 7 Aug, 2026 | Durasi. 4 Menit
